Pameran Festival Danau Lindu 2026

SIGI, 25 Juli 2026 – Pameran produk unggulan Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Sigi yang dilaksanakan oleh Disperindag dan Dekranasda sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung dalam perhelatan Festival Danau Lindu (FDL) 2026 yang berlangsung pada 23–25 Juli 2026. Berpusat di Lapangan Desa Tomado, Kecamatan Lindu, stan pameran Dekranasda menjadi salah satu daya tarik utama yang menampilkan daya saing dan kreativitas para pelaku usaha lokal di kawasan Cagar Biosfer Taman Nasional Lore Lindu.

Rangkaian pameran ini menghadirkan beragam komoditas khas Sigi, mulai dari kerajinan tangan, kain tenun dan batik khas daerah, hingga olahan pangan lokal dan produk agrowisata unggulan. Produk-produk hasil olahan IKM binaan Disperindag tersebut tidak hanya mengedepankan nilai estetika dan kualitas, tetapi juga mengusung semangat pelestarian lingkungan serta kearifan lokal yang berkelanjutan.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, secara resmi membuka ajang bergengsi yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini. Mengusung tema "Lindu The Majestic Land: Merayakan Warisan Peradaban", pemerintah daerah menegaskan bahwa pameran IKM bukan sekadar sarana promosi, melainkan strategi nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata dan kebudayaan.

Selama tiga hari pelaksanaan, antusiasme masyarakat dan wisatawan melonjak signifikan hingga mencatatkan angka sekitar 42 ribu pengunjung. Tingginya minat pembeli terhadap produk IKM dan kuliner lokal mendorong estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp2 miliar, yang mencatatkan lonjakan transaksi hingga 54 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

Melalui kesuksesan pameran produk unggulan IKM pada Festival Danau Lindu 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sigi optimistis daya saing produk lokal akan semakin terangkat ke kancah nasional maupun internasional. Sinergi antara promosi ekowisata dan penguatan sektor industri kreatif terbukti menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Sigi secara berkelanjutan.